Mengatasi Bekas Cacar

 

Chexing.net – Penyakit kulit yang dapat meninggalkan bekas adalah penyakit cacar. Penyakit cacar ini memiliki bekas yang berbeda-beda tingkat keparahannya. Ada yang bekasnya membentuk seperti scar hipertropik (jaringan parut), scar hipotrofic atau bopeng ringan dan terkadang hanya noda kehitaman saja.

Pada bekas yang ringan atau hanya noda kehitaman saja dapat diatasi dengan memberikan krim hidrokuinon 2% pada daerah yang terdapat bekas cacar. Dosis ini merupakan dosis yang masih aman bagi kulit. Atau kalian juga dapat mencampurkan krim tersebut pada scrub kulit yang biasa kalian gunakan untuk mempercepat proses regenerasi kulit dan dapat mengangkat sel kulit mati penyebab kulit kering.

Scrub ini biasanya ada yang mengandung butiran halus dan ada yang tidak. Sebaiknya scrub ini digunakan seminggu dua kali saja supaya kulit tidak semakin menipis.

Bila bekas cacar merupakan bekas yang berat hingga menembus lapisan kulit sebaiknya dihilangkan menggunakan terapi laser. Penggunaan sinar laser ini akan berbeda keberhasilannya tergantung pada bekas cacar tersebut.

Ada pula cara lain untuk menghilangkan bekas cacar, yaitu dengan menggunakan night cream yang mengandung asam retinoat. Kalian juga dapat menggunakan prosedur chemical peeling dan/atau mikrodermabrasi. Rangkaian prosedur ini tidak hanya menggunakan krim malam, tetapi akan ditambahkan chemical peeling dan mikrodermabrasi. Mereka bekerja untuk membantu meningkatkan proses regenerasi kulit sehingga sel-sel kulit baru akan segera terbentuk.

Tetapi disarankan untuk mengkonsultasikan terlebih dahulu pada dokter untuk memilih penanganan bekas cacar kalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *